APA YANG SALAH DENGAN FPI?
Juni 10, 2008
Seorang anak laki-laki curhat kepada ayahnya, “ayah, kemarin aku memarahi temanku karena ia mengambil mainanku,” cerita si anak. lalu dengan penuh bijak si ayah berkata, “janganlah kau marahi teman mu itu hanya karena sesuatu hal yang sepele, biarlah tuhan yang membalasnya.”
Esoknya si anak kembali curhat kepada ayahnya. “ayah, tadi aku menempeleng temanku itu karena dia menghina aku sebagai anak haram.” Walau tampak geram si ayah mencoba tenang. “jangan lah kau melakukan kekerasan walaupun itu terasa sakit bagimu, biarlah tuhan yang membalasnya.” nasihat si ayah.
si anak berlari sambil menangis mendatangi ayahnya, “kenapa menangis?” tanya si ayah. “aku habis membunuh temanku karena ia sudah melecehkan tuhan ku, aku bingung kenapa tuhan tidak ada disaat aku ingin membunuhnya?…” jawab si anak. si ayah pun lemas mendengar peristiwa itu.
satu kata yang bisa di petik dari aksi di monas kemarin, emosi. bagaimana masyarakat indonesia sudah tidak mampu lagi mengendalikan emosinya. emosi untuk tidak sombong dan tidak melakukan kekerasan.
sudah menjadi hukum sebab akibat, ketika ada orang maupun sekelompok orang tidak mampu menahan emosi agar tidak sombong, maka akan di hadapkan pada orang maupun sekelompok orang yang tidak mampu menahan emosinya untuk melakukan kekerasan.
Kita hidup di negara yang berasaskan pancasila, dimana semua orang punya hak untuk berorganisasi dan menyampaikan pendapat di muka umum. sayangnya banyak orang yang mengaku-ngaku berpancasilais tapi tidak memahami arti kebebasan. sehingga bencana moral terjadi dimana-mana.
kita selalu mengagung-agungkan HAM tanpa peduli hak orang lain. kita juga selalu menuntut kewajiban orang lain, tanpa mau tau kewajiban diri sendiri.begitu egoiskah diri kita???…
Entry Filed under: ISLAM. Tag: FPI dan AKBB.


Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed